Saturday, June 4, 2016

author photo
doa qunut doa sholat dhuha doa iftitah ceramah singkat sholat tahajud doa setelah sholat khutbah jumat lengkap doa setelah adzan doa untuk orang sakit bacaan doa buka puasa doa selamat doa setelah sholat dhuha doa mandi wajib doa setelah sholat doa masuk kamar mandi doa masuk masjid doa akhir tahun doa bangun tidur doa untuk orang tua doa naik kendaraan sholat hajat doa nurbuat shalat istikharah doa sebelum tidur doa bercermin doa setelah sholat tahajud doa sebelum belajar doa pagi hari doa ziarah kubur doa setelah wudhu doa keluar rumah doa pernikahan doa untuk orang meninggal doa tahlil khutbah jumat lengkap doa witir doa untuk yang baru menikah tata cara sholat jenazah doa masuk rumah doa belajar doa turun hujan doa minum air zam zam niat zakat fitrah doa nabi yunus khutbah jumat menyentuh hati doa wudhu doa untuk pengantin ceramah lucu doa ulang tahun kumpulan ceramah agama islam doa makan doa penutup majelis ayah kukirimkan doa teks ceramah agama shalat istikharah doa sholat khutbah jumat terbaru 2018 niat puasa teks ceramah islam doa sebelum makan doa ketika hujan ceramah agama islam singkat doa kamilin bacaan tahiyat akhir doa nabi sulaiman doa bersetubuh lagu cinta dalam doa doa khatam quran doa sholat tarawih doa malaikat tuhan ceramah uas doa sehari hari bacaan sholat doa tolak bala kumpulan doa doa nabi musa doa untuk anak doa sapu jagat khutbah jumat pdf doa ramadhan ceramah singkat 5 menit

Pengertian, Jumlah Raka'at dan Hukum Shalat Tarawih

Izzul Islam. Bulan Ramadhan adalah bulan yang identik dengan penuh ibadah dan salah satu ibadah yang hanya ada di bulan Ramadhan, selain puasa wajib adalah Sholat Tarawih. Sholat tarawih berarti istirahat karena solat tarawih dilakukan setelah beristirahat usai menunaikan sholat empat raka'at. Sholat Tarawih termasuk dalam kategori sholat malam atau Qiyamul Lail namun sholat tarawih hanya dilakukan pada bulan Ramadhan.
 
Perbedaan antara Sholat Tarawih dan Sholat Tahajjud adalah waktu pelaksanaan yakni sholat Tahajjud berdasarkan mayoritas ulama fiqih dilaksanakan pada saat bangun tidur di malam hari dan hukumnya Sunnah sedangkan Sholat Tarawih hanya di lakukan pada bulan Ramadhan dengan hukum sunnah Mua'kkad atau sangat dianjurkan. Hal ini berdasarkan ulama-ulama Hanifiyyah, Hanabilah dan Malikiyyah. Sholat Tarawih dianjurkan baik bagi kaum Pria maupun Wanita dan Sholat ini merupakan salah satu bentuk ibadah yang bagus disyiarkan dan sebaiknya dilaksanakan secara berjamaah.
 
 
Keutamaan Sholat Tarawih adalah Menghapus Dosa
 
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759). 
 
Qiyam Ramadhan dalam hal ini merujuk pada Sholat Tarawih sebagaimana yang dikemukakan oleh An-Nawawi. Sedangkan Dosa-dosa yang yang dimaksud adalah dosa besar maupun dosa kecil yang sesuai dengan tekstual hadist. Penjelasan ini diberikan Ibnul Mundzir bahwa arti dosa secara Tekstual yakni dosa tidak disebutkan dosa besar atau dosa kecil namun An Nawawi menegaskan bahwa dosa yang dimaksud adalah dosa kecil sedangkan dosa besar tetap membutuhkan Taubat Nasuha.

Keutamaan Sholat Tarawih ada pada Jama'ah

Abu Dzar menyampaikan bahwa Rasulullah SAW suatu ketika pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya lalu beliau bersabda


إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً

“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.”
 
Hadist ini juga menjadi petunjuk bahwa keutamaan sholat Tarawih dilaksanakan bersama dengan imam sampai selesai. Hal ini ternyata menjadi perkara yang mudah-mudahkan oleh kebanyakan muslim di Indonesia yang hanya mengikuti sholat Taraweh 8 rakaatnya saja seketika imam berdiri untuk melanjutkan tiga rakaat atau memilih 20 rakaat maka sebagian dari Jama'ah pulang dengan berbagai macam alasan

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Abu Salamah bin 'Abdirahman pernah bertanya kepada Aisyah RA mengenai sholat malam Rasulullah SAW pada bulan Ramadhan kemudian aisyah menjawab

مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَزِيدُ فِى رَمَضَانَ وَلاَ فِى غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menambah jumlah raka’at dalam shalat malam di bulan Ramadhan dan tidak pula dalam shalat lainnya lebih dari 11 raka’at.” (HR. Bukhari no. 1147 dan Muslim no. 738).
 
Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau menuturkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat bersama kami pada bulan Ramadhan sebanyak 8 raka’at kemudian beliau berwitir. Pada malam berikutnya, kami pun berkumpul di masjid sambil berharap beliau akan keluar. Kami terus menantikan beliau di situ hingga datang waktu fajar. Kemudian kami menemui beliau dan bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami menunggumu tadi malam, dengan harapan engkau akan shalat bersama kami.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sesungguhnya aku khawatir kalau akhirnya shalat tersebut menjadi wajib bagimu.” (HR. Ath Thabrani, Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa derajat hadits ini hasan. Lihat Shalat At Tarawih, hal. 21).
 
Pengertian, Jumlah Rakaat dan Hukum Shalat Tarawih di bulan Ramadahan

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post